<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>logrotate docker - GoBlog</title>
	<atom:link href="https://blog.goreinnamah.com/blog/tag/logrotate-docker/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://blog.goreinnamah.com</link>
	<description>LOG ALL LOGS</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 Jan 2021 09:12:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2017/01/cropped-1-150x150.jpg</url>
	<title>logrotate docker - GoBlog</title>
	<link>https://blog.goreinnamah.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengaturan Log Docker Container dengan Logrotate</title>
		<link>https://blog.goreinnamah.com/blog/2021/01/22/log-docker-container-dengan-logrotate/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Darius Go Reinnamah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2021 08:57:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Information Technology]]></category>
		<category><![CDATA[docker log]]></category>
		<category><![CDATA[logrotate]]></category>
		<category><![CDATA[logrotate docker]]></category>
		<category><![CDATA[logrotate log]]></category>
		<category><![CDATA[rotating docker log]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://blog.goreinnamah.com/?p=5175</guid>

					<description><![CDATA[<p>Logrotate &#8211; Log sangatlah berguna ketika kalian ingin memantau penggunaan sebuah aplikasi atau memperbaiki masalah yang terjadi di dalamnya. Semakin[...]</p>
<p>The post <a href="https://blog.goreinnamah.com/blog/2021/01/22/log-docker-container-dengan-logrotate/">Pengaturan Log Docker Container dengan Logrotate</a> first appeared on <a href="https://blog.goreinnamah.com">GoBlog</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><em><strong>Logrotate</strong></em> &#8211; <em>Log</em> sangatlah berguna ketika kalian ingin memantau penggunaan sebuah aplikasi atau memperbaiki masalah yang terjadi di dalamnya. Semakin banyak informasi yang tercatat, semakin kita bisa mengolahnya. Namun, <em>log file </em>ini memakan kapasitas <em>harddisk. </em>Seiring berjalannya waktu, <em>log file </em>bisa bertumbuh dengan ukuran yang mungkin masif. Nggak lucu dong kalau kalian kehabisan <em>harddisk </em>karena <em>log file </em>yang membengkak?</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, salah satu aplikasi yang saya gunakan dan kerap menghasilkan <em>log </em>yang cukup besar adalah <em>docker. </em>Setiap kontainer yang aktif dan diakses secara terus menerus umumnya akan menghasilkan <em>log. </em><em>Log </em>inilah yang perlu diawasi dan juga diatur. Diatur di sini maksudnya adalah dijaga ukuran <em>log-</em>nya agar berada dalam batas yang diinginkan dan menghapusnya ketika <em>log </em>itu dianggap sudah terlalu tua untuk digunakan.</p>
<ul>
<li><strong><em>Baca Juga: <a href="https://blog.goreinnamah.com/blog/2021/01/07/instalasi-portainer/">Cara Melakukan Instalasi Portainer di CentOS 7 Server</a></em></strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Untung ada sebuah utilitas yang bernama <em>logrotate. </em>Hal tersebut membuat rotasi log menjadi lebih mudah. Rotasi log yang dimaksud di sini adalah sebuah aksi mengarsipkan <em>log </em>yang berjalan sekarang, membuat log baru, dan menghapus log yang lama. Sistem umumnya akan menjalankan <em>logrotate </em>sekali dalam sehari, dan ketika hal tersebut dijalankan, maka <em>logrotate </em>akan memeriksa pengaturan yang bisa dikustomisasi per aplikasi atau per basis log.</p>
<p style="text-align: justify;">Lantas bagaimana cara melakukan pengaturan <em>log </em>pada kontainer <em>docker </em>dengan menggunakan <em>logrotate? </em>Berikut ini caranya:</p>
<p style="text-align: justify;"><em>log </em>kontainer <em>docker </em>berada di direktori <em>/var/lib/docker/containers/&lt;kontainer&gt;/xxxxx.json.log </em>dan untuk melihat ukuran <em>log</em> yang ada di setiap kontainer, jalankan perintah:</p>
<pre><span style="color: #ff0000;"><strong>sh -c "du -ch /var/lib/docker/containers/*/*-json.log"</strong></span></pre>
<figure id="attachment_5177" aria-describedby="caption-attachment-5177" style="width: 1976px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-5177" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/1-log-size.png" alt="" width="1976" height="318" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/1-log-size.png 1976w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/1-log-size-300x48.png 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/1-log-size-1024x165.png 1024w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/1-log-size-768x124.png 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/1-log-size-1536x247.png 1536w" sizes="(max-width: 1976px) 100vw, 1976px" /><figcaption id="caption-attachment-5177" class="wp-caption-text">Contoh ukuran log file yang ada di setiap kontainer</figcaption></figure>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Konfigurasi</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Untuk membuat konfigurasi <em>file</em> <em>logrotate </em>yang baru untuk kontainer <em>docker</em>, buatlah <em>file </em>dengna nama <em>docker-container </em>di dalam direktori <em>/etc/logrotate.d/ </em>yang isinya<span style="text-decoration: underline;">:</span></p>
<pre><span style="color: #ff0000;"><strong>vi /etc/logrotate.d/docker-container</strong></span></pre>
<pre><span style="color: #ff0000;"><strong>/<span class="hljs-keyword">var</span>/lib/docker/containers<span class="hljs-comment">/*/*.log { 
rotate 7 
daily 
compress 
size=2M
missingok 
delaycompress 
copytruncate 
}</span></strong></span></pre>
<figure id="attachment_5179" aria-describedby="caption-attachment-5179" style="width: 442px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-5179" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/Screen-Shot-2021-01-17-at-22.32.16.png" alt="" width="442" height="254" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/Screen-Shot-2021-01-17-at-22.32.16.png 442w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/Screen-Shot-2021-01-17-at-22.32.16-300x172.png 300w" sizes="(max-width: 442px) 100vw, 442px" /><figcaption id="caption-attachment-5179" class="wp-caption-text">Contoh konfigurasi</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;"><strong>Penjelasan:</strong></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong>Rotate</strong><br />
Perintah ini menunjukkan berapa banyak <em>log</em> yang akan diarspikan sebelum <em>logrotate </em>memulai untuk menghapus arsip <em>log </em>yang sudah tua. Pada contoh di atas, saya memerintahkan <em>logrotate </em>untuk menjaga 7 arsip <em>log</em> saja dalam satu direktori. Jika 7 <em>log </em>arsip sudah terbentuk pada saat <em>log </em>di rotasi kembali, yang tertua akan dihapus untuk memberikan ruang pada arsip yang baru.</li>
<li><strong>Interval Rotasi</strong><br />
Kalian bisa menentukan perintah yang memberi tahu <em>logrotate </em>untuk seberapa sering memutar log. Beberapa <em>interval </em>yang disediakan adalah:<br />
<span style="color: #ff0000;"><em>daily<br />
</em></span><em><span style="color: #ff0000;">weekly</span><br />
<span style="color: #ff0000;">monthly</span><br />
<span style="color: #ff0000;">yearly</span><br />
</em>Jika interval rotasi tidak ditentukan, <em>log </em>akan dirotasi kapanpun <em>logrotate </em>berjalan (kecuali kondisi lain seperti ukuran <em>log </em>ditentukan).<br />
Jika kalian mau menggunakan interval waktu yang lebih kecil lagi (seperti: jam, menit, detik), kalian perlu menggunakan <em>cron </em>untuk menciptakan konfigurasi yang terpisah. Sebagai contoh, jika kalian ingin merotasi <em>log </em>dalam hitungan jam, kalian dapat membuat sebuah <em>file </em>konfigurasi di <em>/etc/cron.hourly </em></li>
<li><strong>Ukuran</strong><br />
Kalian bisa menggunakan perintah <em>size </em>untuk menentukan ukuran <em>log file </em>yang akan diperiksa <em>logrotate </em>saat akan menentukan rotasi.<br />
<span style="color: #ff0000;"><em>size 100K</em></span><br />
<span style="color: #ff0000;"><em>size 100M</em></span><br />
<span style="color: #ff0000;"><em>size 100G</em></span><br />
Contoh pertama akan merotasi <em>log </em>bila ukurannya melebihi 100K, yang kedua jika ukurannya lebih dari 100M, dan yang ketiga jika melebihi 100G.<br />
Perintah <em>size </em>ini akan menjadi prioritas dan menggantikan interval rotasi jika keduanya ada dalam pengaturan.</li>
<li>Kompresi<br />
ada 3 jenis perintah terkait kompresi ini:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Compress<br />
Kompresi merupakan ide yang bagus, karena <em>log file </em>umumnya adalah teks dan teks bisa dikompresi dengan baik. Namun, jika kalian mempunyai beberapa <em>log</em> pengarsipan yang tidak ingin dikompresi, tetapi kalian ingin kompresi menjadi aturan <em>default-</em>nya, maka kalian bisa memasukkannya secara spesifik ke dalam konfigurasi aplikasi</li>
<li>No Compress<br />
Perintah bila tidak ingin dikompresi</li>
<li>Delaycompress<br />
Perintah ini berguna jika kalian ingin mengompresi arsip log, tapi ingin menunda kompresinya. Ketika perintah <em>delaycompress </em>ini aktif, arsip log dikompresi berikutnya, ketika <em>log </em>dirotasi. Ini menjadi sangat penting jika kalian memiliki program yang masih menulis ke dalam log <em>file </em>yang lama. Ingat, perintah <em>delaycompress </em>hanya bekerja jika kalian memasukkan juga perintah <em>compress </em>di dalamnya.</li>
</ol>
</li>
<li>Postrotate<br />
<em>Logrotate </em>akan menjalankan <em>postrotate script </em>setiap kali merotasi sebuah <em>log </em>yang ditentukan dalam sebuah blok konfigurasi. Kalian biasanya ingin menggunakan <em>script </em>ini untuk menjalankan ulang aplikasi setelah merotasi log, sehingga aplikasi dapat berpindah ke <em>log </em>yang baru.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Ketika kalian sudah mengonfigurasi <em>logrotate </em>untuk <a href="https://aws.amazon.com/id/docker/">kontainer </a><em>docker </em>yang kalian miliki, jalankan perintah berikut untuk menguji konfigurasi tersebut:</p>
<pre><span style="color: #ff0000;"><strong>logrotate -vf /etc/logrotate.d/docker-container</strong></span></pre>
<p style="text-align: justify;">Setelah mengeksekusi perintah tersebut, harusnya kalian melihat sebuah <em>file </em>baru dengan <em>suffix [CONTAINER ID]-json.log.1. </em></p>
<figure id="attachment_5182" aria-describedby="caption-attachment-5182" style="width: 978px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-5182" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/Screen-Shot-2021-01-17-at-22.36.00.png" alt="" width="978" height="258" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/Screen-Shot-2021-01-17-at-22.36.00.png 978w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/Screen-Shot-2021-01-17-at-22.36.00-300x79.png 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/Screen-Shot-2021-01-17-at-22.36.00-768x203.png 768w" sizes="(max-width: 978px) 100vw, 978px" /><figcaption id="caption-attachment-5182" class="wp-caption-text">Hasil eksekusi script</figcaption></figure>
<figure id="attachment_5183" aria-describedby="caption-attachment-5183" style="width: 1992px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5183" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/Screen-Shot-2021-01-17-at-22.37.05.png" alt="" width="1992" height="206" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/Screen-Shot-2021-01-17-at-22.37.05.png 1992w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/Screen-Shot-2021-01-17-at-22.37.05-300x31.png 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/Screen-Shot-2021-01-17-at-22.37.05-1024x106.png 1024w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/Screen-Shot-2021-01-17-at-22.37.05-768x79.png 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/Screen-Shot-2021-01-17-at-22.37.05-1536x159.png 1536w" sizes="auto, (max-width: 1992px) 100vw, 1992px" /><figcaption id="caption-attachment-5183" class="wp-caption-text">Hasil eksekusi script (2)</figcaption></figure>
<figure id="attachment_5184" aria-describedby="caption-attachment-5184" style="width: 1986px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5184" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/Screen-Shot-2021-01-17-at-22.38.26.png" alt="" width="1986" height="1408" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/Screen-Shot-2021-01-17-at-22.38.26.png 1986w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/Screen-Shot-2021-01-17-at-22.38.26-300x213.png 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/Screen-Shot-2021-01-17-at-22.38.26-1024x726.png 1024w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/Screen-Shot-2021-01-17-at-22.38.26-768x544.png 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2021/01/Screen-Shot-2021-01-17-at-22.38.26-1536x1089.png 1536w" sizes="auto, (max-width: 1986px) 100vw, 1986px" /><figcaption id="caption-attachment-5184" class="wp-caption-text">Hasil eksekusi perintah (3)</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Itu tadi sedikit cara mengatur <em>log docker </em>yang terus bertambah dan kemungkinan pertumbuhannya bisa jadi tidak terkontrol. Semoga informasinya bisa berguna ya <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p>Sumber: <a href="https://docs.rackspace.com/support/how-to/understanding-logrotate-utility"><strong>rackspace</strong></a></p><p>The post <a href="https://blog.goreinnamah.com/blog/2021/01/22/log-docker-container-dengan-logrotate/">Pengaturan Log Docker Container dengan Logrotate</a> first appeared on <a href="https://blog.goreinnamah.com">GoBlog</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 0/159 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching using Memcached (Request-wide modification query)

Served from: blog.goreinnamah.com @ 2026-09-22 10:58:14 by W3 Total Cache
-->