<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>freeletics - GoBlog</title>
	<atom:link href="https://blog.goreinnamah.com/blog/tag/freeletics/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://blog.goreinnamah.com</link>
	<description>LOG ALL LOGS</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Sep 2019 05:27:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2017/01/cropped-1-150x150.jpg</url>
	<title>freeletics - GoBlog</title>
	<link>https://blog.goreinnamah.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Freeletics: Media untuk Mengalahkan Dewa Dewi Yunani</title>
		<link>https://blog.goreinnamah.com/blog/2019/09/13/freeletics/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Darius Go Reinnamah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Sep 2019 06:08:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Bodyweight training]]></category>
		<category><![CDATA[freeletics]]></category>
		<category><![CDATA[Freeletics Bareng]]></category>
		<category><![CDATA[Greek]]></category>
		<category><![CDATA[Greek Myth]]></category>
		<category><![CDATA[Mitologi Yunani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://blog.goreinnamah.com/?p=3783</guid>

					<description><![CDATA[<p>Freeletics &#8211; Mitologi Yunani bukanlah suatu yang asing di telinga ini. Aku sudah mengenal mitologi Yunani sedari kecil. Nama-nama seperti[...]</p>
<p>The post <a href="https://blog.goreinnamah.com/blog/2019/09/13/freeletics/">Freeletics: Media untuk Mengalahkan Dewa Dewi Yunani</a> first appeared on <a href="https://blog.goreinnamah.com">GoBlog</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Freeletics</strong> &#8211; Mitologi Yunani bukanlah suatu yang asing di telinga ini. Aku sudah mengenal mitologi Yunani sedari kecil. Nama-nama seperti <strong>Poseidon, Hestia, Hades, Hera, Demeter</strong> dan beberapa dewa dewi lainnya sudah kudengar dan kutahu sejak aku masih duduk di bangku SD. Awal perjumpaanku dengan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Mitologi_Yunani">mitologi Yunani</a> ini adalah saat aku menonton <strong>Saint Seiya</strong>, salah satu kartun favoritku dulu. Aku ingat bagaimana <strong>Pegasus Seiya</strong> dan beberapa saint lainnya berjuang dengan gigih untuk melindungi <strong>Athena (Saori)</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari film anime Jepang itulah rasa sukaku akan mitologi Yunani semakin besar. Aku pun mulai mencari informasi mengenai tokoh-tokoh lainnya yang masuk dalam mitologi Yunani dan aku temukanlah sebuah fakta kalau dewa dan dewi Yunani itu banyak sekali, serta tokoh lainnya yang memiliki kekuatan masing-masing.</p>
<figure id="attachment_3817" aria-describedby="caption-attachment-3817" style="width: 1152px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-3817" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/Pegasus-Seiya-dan-Zeus.jpg" alt="" width="1152" height="691" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/Pegasus-Seiya-dan-Zeus.jpg 1152w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/Pegasus-Seiya-dan-Zeus-300x180.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/Pegasus-Seiya-dan-Zeus-768x461.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/Pegasus-Seiya-dan-Zeus-1024x614.jpg 1024w" sizes="(max-width: 1152px) 100vw, 1152px" /><figcaption id="caption-attachment-3817" class="wp-caption-text">Pegasus Seiya dan Zeus</figcaption></figure>
<figure id="attachment_3818" aria-describedby="caption-attachment-3818" style="width: 1020px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3818" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/Saori.jpg" alt="" width="1020" height="720" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/Saori.jpg 1020w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/Saori-300x212.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/Saori-768x542.jpg 768w" sizes="(max-width: 1020px) 100vw, 1020px" /><figcaption id="caption-attachment-3818" class="wp-caption-text">Artemis dan Athena</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Sebut saja <strong>Zeus</strong>, salah satu dewa paling terkenal dan paling kuat, sang penguasa langit yang sering digambarkan sambil memegang petir, anak dari <strong>Kronos</strong> dan <strong>Rhea</strong>. Dia adalah raja dari para dewa. Zeus berhasil selamat dari santapan Kronos, ayahnya sendiri, dan bahkan &#8220;menghidupkan kembali&#8221; saudara-saudaranya, lalu bersama saudara-saudaranya itu mengalahkan Kronos dan akhirnya Zeus pun mendapat predikat sebagai dewa terkuat.</p>
<p style="text-align: justify;">Bacaan akan dewa dewi dalam mitologi Yunani itu pun memunculkan imajinasi tersendiri akan masing-masing tokoh. Aku membayangkan mereka hidup dengan kekuatannya masing-masing yang tidak dimiliki oleh manusia biasa. &#8220;Pasti enak sekali bisa menjadi dewa,&#8221; pikirku saat itu. Bahkan imajinasi terliar yang keluar dari kepala ini ketika SD adalah bagaimana caraku untuk mengalahkan mereka satu per satu, sampai akhirnya bisa bertemu dan bertarung melawan Zeus.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi itu hanyalah imajinasi sesaat dari seorang anak kecil yang belum tahu kalau itu hanyalah tokoh-tokoh yang tidak nyata. Keinginan untuk bertarung melawan dewa-dewa tersebut pun langsung terkubur dan teralihkan kala aku menemukan kesibukan lain, seperti bermain sepak bola atau petak benteng bersama teman-temanku.</p>
<figure id="attachment_3819" aria-describedby="caption-attachment-3819" style="width: 1344px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3819" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/Greek-Myth.jpg" alt="" width="1344" height="865" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/Greek-Myth.jpg 1344w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/Greek-Myth-300x193.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/Greek-Myth-768x494.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/Greek-Myth-1024x659.jpg 1024w" sizes="(max-width: 1344px) 100vw, 1344px" /><figcaption id="caption-attachment-3819" class="wp-caption-text">Beberapa tokoh dalam mitologi Yunani</figcaption></figure>
<figure id="attachment_3821" aria-describedby="caption-attachment-3821" style="width: 1349px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3821" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/6.jpg" alt="" width="1349" height="1355" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/6.jpg 1349w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/6-150x150.jpg 150w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/6-300x300.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/6-768x771.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/6-1019x1024.jpg 1019w" sizes="auto, (max-width: 1349px) 100vw, 1349px" /><figcaption id="caption-attachment-3821" class="wp-caption-text">Para tokoh dalam lingkaran</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Namun momen akan pertarungan melawan para dewa yang terkubur hampir selama 20 tahun itu pun bangkit kembali ketika aku berjumpa dengan <strong>Freeletics</strong>.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Aku dan Freeletics</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Apa lagi itu Freeletics? Apa hubungannya antara Freeletics dan mitologi Yunani?</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi Freeletcis merupakan sebuah aplikasi kebugaran yang diciptakan oleh <strong>Daniel Sobhani</strong> dan tim di Jerman agar kalian bisa berolahraga secara efektif dengan hanya menggunakan berat badan kalian (<em>bodyweight training).  </em>Sistem latihan yang digunakan freeletics ini mengombinasikan antara HIT <em>(High Intensity Training) </em>dan HIIT <em>(High Intensity Interval Training).</em></p>
<ul>
<li style="text-align: justify;"><strong><em>Baca Juga: <a href="https://blog.goreinnamah.com/blog/2019/07/27/fit-games-2019/">Fit Games 2019, Sebuah Ajang Pembuktian Diri</a></em></strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Intinya aplikasi ini dibuat agar kalian bisa berolahraga dengan mudah. Tidak ada lagi alasan untuk tidak berolahraga karena tidak ada alat seperti <em>dumbbell </em>atau <em>barbell </em>atau terlalu jauh untuk pergi ke tempat kebugaran. Karena dengan aplikasi ini, kalian bisa berolahraga kapanpun dan dimanapun, sebab yang dibutuhkan hanyalah badan sendiri, niat dan <em>space </em>yang tidak terlalu besar.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertemuan pertamaku dengan Freeletics adalah saat aku datang ke <strong>Decathlon Alam Sutera</strong> untuk bergabung dengan <strong>Freeletics Bareng</strong>, sebuah komunitas yang melakukan olahraga Freeletics ini secara bersama-sama. Moto mereka adalah jika bisa sehat bareng-bareng, kenapa harus sendirian? Ya benar juga sih. Biasanya kan males banget kalau disuruh olahraga sendirian, tapi kalau ada temannya, apalagi ada yang cantik atau ganteng, olahraganya pasti lebih semangat.</p>
<figure id="attachment_3822" aria-describedby="caption-attachment-3822" style="width: 952px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3822" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/8.jpg" alt="" width="952" height="347" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/8.jpg 952w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/8-300x109.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/8-768x280.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 952px) 100vw, 952px" /><figcaption id="caption-attachment-3822" class="wp-caption-text">Freeletics Logo</figcaption></figure>
<figure id="attachment_3823" aria-describedby="caption-attachment-3823" style="width: 1927px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3823" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/7.jpg" alt="" width="1927" height="1222" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/7.jpg 1927w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/7-300x190.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/7-768x487.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/7-1024x649.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 1927px) 100vw, 1927px" /><figcaption id="caption-attachment-3823" class="wp-caption-text">Freeletics Bareng Logo</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Waktu itu aku tidak tahu sama sekali soal Freeletics. Yang aku tahu hanyalah aku mau datang untuk berolahraga. Olahraga macam apa yang akan dilakukan, aku tidak terlalu peduli. Namun yang pasti, saya sudah melihat sedikit gerakan-gerakan yang pernah komunitas ini lakukan di akun instagram mereka, meskipun tidak tahu nama dan kegunaannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Singkat cerita, salah satu <em>coach </em>di Freeletics Bareng waktu itu bilang, &#8220;Untuk yang sudah <em>install</em> aplikasinya, coba buka Athena. Kita akan berlatih itu malam ini. Yang belum install, bisa buka Play Store atau App Store dan install aplikasi Freeleticsnya.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Hah, Athena?&#8221; Tanyaku dalam hati. Tak ingin larut dalam rasa penasaran, aku yang saat itu belum melakukan instalasi aplikasi Freeletics pun dengan cepat langsung melakukan hal yang diinstruksikan oleh <em>coach </em>itu. Alangkah terkejutnya aku ketika sudah memasang aplikasi tersebut dan masuk ke dalamnya. Ternyata aplikasi Freeletics itu menggunakan nama-nama tokoh dalam mitologi Yunani sebagai <em>Signature Workout</em>-nya.</p>
<figure id="attachment_3825" aria-describedby="caption-attachment-3825" style="width: 955px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3825" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/9.jpg" alt="" width="955" height="963" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/9.jpg 955w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/9-150x150.jpg 150w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/9-298x300.jpg 298w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/9-768x774.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 955px) 100vw, 955px" /><figcaption id="caption-attachment-3825" class="wp-caption-text">Medusa</figcaption></figure>
<figure id="attachment_3827" aria-describedby="caption-attachment-3827" style="width: 1150px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3827" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190701_170724.jpg" alt="" width="1150" height="912" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190701_170724.jpg 1150w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190701_170724-300x238.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190701_170724-768x609.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG_20190701_170724-1024x812.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 1150px) 100vw, 1150px" /><figcaption id="caption-attachment-3827" class="wp-caption-text">Prometheus, Kentauros, Morpheus</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Saya pun tersenyum kembali saat membaca nama-nama seperti <strong>Medusa, Nemesis, Odysseus, Perseus, Tantalus, Theseus</strong>, dan masih banyak lagi. Memori akan kecintaan terhadap mitologi Yunani yang dulu pernah ada pun bangkit kembali sejak itu.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Mengenal Gerakan-gerakan dalam Freeletics dan Cara Mengalahkan Dewa Dewi Yunani</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Seperti yang aku ucapkan tadi, aplikasi ini dirancang untuk membuat olahraga menjadi lebih <em>simple </em>dan menyenangkan. Tak ada alasan untuk tidak berolahraga, sebab waktunya bisa kalian yang tentukan sendiri dan gerakannya hanya menggunakan berat badan sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu gerakan olahraga seperti apa saja sih yang hanya menggunakan berat badan sendiri dan dilakukan pada aplikasi Freeletics ini? Jawabannya banyak banget. Ada lari, lompat, <em>squat, high knees, situps, crunches, dragonflags, supermen, </em>dan favorit saya, <em>burpees, </em>serta masih banyak gerakan lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Gerakan-gerakan tunggal yang saya sebutkan tadi dimasukkan oleh Freeletics ke dalam bagian yang diberi nama <strong>Single Exercises</strong>. Jadi pada bagian Single Exercises ini, kalian bisa menentukan target spesifik dari bagian tubuh mana yang ingin kalian bentuk dengan memilih gerakan tunggal tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Serunya lagi,  tersedia video untuk setiap gerakan tersebut yang jelas dan terperinci. Jadi kalian akan benar-benar dipandu ketika ingin melakukan gerakan tersebut, supaya gerakannya efektif dan tepat sasaran. Kalian pun bisa menentukan ingin melakukan berapa banyak repetisi, yang nantinya repetisi itu akan tercatat dalam histori latihan kalian.</p>
<figure id="attachment_3829" aria-describedby="caption-attachment-3829" style="width: 1350px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3829" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/10.jpg" alt="" width="1350" height="675" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/10.jpg 1350w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/10-300x150.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/10-768x384.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/10-1024x512.jpg 1024w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/10-840x420.jpg 840w" sizes="auto, (max-width: 1350px) 100vw, 1350px" /><figcaption id="caption-attachment-3829" class="wp-caption-text">Dari kiri ke kanan:<br />1. Membuka aplikasi Freeletics<br />2. Masuk ke menu training dan pilih single exercises untuk melihat daftar gerakan tunggal<br />3. Daftar gerakan yang ada pada single exercises<br />4 Daftar gerakan yang ada pada single exercises</figcaption></figure>
<figure id="attachment_3830" aria-describedby="caption-attachment-3830" style="width: 1350px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3830" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/12.jpg" alt="" width="1350" height="675" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/12.jpg 1350w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/12-300x150.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/12-768x384.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/12-1024x512.jpg 1024w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/12-840x420.jpg 840w" sizes="auto, (max-width: 1350px) 100vw, 1350px" /><figcaption id="caption-attachment-3830" class="wp-caption-text">Dari kiri ke kanan:<br />1,2, &amp; 3 merupakan daftar gerakan yang ada pada Single Exercises<br />4. Tampilan saat memilih salah satu gerakan. Ada repetisi yang bisa dipilih dan poin yang didapat saat melakukan sejumlha repetisi. Tekan start untuk memulai mengerjakan</figcaption></figure>
<figure id="attachment_3832" aria-describedby="caption-attachment-3832" style="width: 1350px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3832" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/13.jpg" alt="" width="1350" height="675" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/13.jpg 1350w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/13-300x150.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/13-768x384.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/13-1024x512.jpg 1024w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/13-840x420.jpg 840w" sizes="auto, (max-width: 1350px) 100vw, 1350px" /><figcaption id="caption-attachment-3832" class="wp-caption-text">Dari kiri ke kanan:<br />1. Mengganti repetisi<br />2. Papan peringkat (tentunya ini akan ada setelah kalian mem-follow beberapa orang)<br />3. Uji coba gerakan. Pilih Toe touch Crunches<br />4. Ada video yang akan menjelaskan bagamiana cara melakukan Toe Touch Crunches</figcaption></figure>
<figure id="attachment_3833" aria-describedby="caption-attachment-3833" style="width: 1350px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3833" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/14.jpg" alt="" width="1350" height="675" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/14.jpg 1350w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/14-300x150.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/14-768x384.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/14-1024x512.jpg 1024w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/14-840x420.jpg 840w" sizes="auto, (max-width: 1350px) 100vw, 1350px" /><figcaption id="caption-attachment-3833" class="wp-caption-text">Dari kiri ke kanan:<br />1. Waktu akan terus berjalan sampai kalian selesai melakukan gerakan dan menekan tombol finish<br />2. Akan ada penilaian gerakan yang kalia nilai sendiri. APakah kalian merasa tehnik yang kalian lakukan tadi sudah cukup baik atau belum<br />3. Kalian bisa memberikan testimoni atas geakan tersebut<br />4. Poin yang akan kalian dapat setelah selesai melakukan gerakan, yang disertai catatan waktu</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Selain Single Exercises, ada juga yang namanya <strong>Signature Freeletics Workout,</strong> aku sudah menyinggung sedikit tentang hal ini. Jadi Signature Freeletics Workout merupakan kombinasi dari gerakan-gerakan yang ada pada single Exercises, yang diatur sedemikian rupa antara durasi dan difficultynya, lalu dimasukkan ke dalam variabel-variabel yang diberi nama sesuai dengan tokoh-tokoh pada mitologi Yunani. Pada bagian inilah kalian bisa melawan dan bertarung melawan Dewa dan Dewi Yunani.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai tulisan ini dirilis, kurang lebih ada  57 tokoh mitologi Yunani yang ada pada Signature Freeletics Workout.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mengalahkan tokoh-tokoh dalam mitologi Yunani tersebut sangatlah mudah. Kalian hanya perlu memilih tokoh yang ada dalam aplikasi. Menu <em>workout </em>akan langsung keluar saat tokoh tersebut dipilih dan yang perlu kalian lakukan hanya menyelesaikannya sampai akhir.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong><em>Baca Juga: <a href="https://blog.goreinnamah.com/blog/2019/06/06/alasan-kenapa-saya-rajin-berolahraga/">Alasan Kenapa Saya (rajin) Berolahraga</a></em></strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Ada 1 hal yang saya suka dari aplikasi Freeletics ini yaitu aplikasi ini melibatkan kejujuran si pengguna aplikasi. Ketika kalian memutuskan bertanding dengan salah satu tokoh, sebenarnya yang kalian lawan bukanlah tokoh tersebut melainkan diri kalian sendiri. Tokoh dalam mitologi Yunani itu hanyalah lawan imajiner.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak akan ada yang menilai apakah gerakan kalian benar dan sesuai repetisi saat melakukan gerakan-gerakan yang ada dalam Signature Freeletics Workout. Tidak akan ada yang tahu apakah catatan waktu ketika kalian menyelesaikan workout tersebut adalah catatan waktu yang benar, tanpa melakukan kecurangan sedikit pun. Hanya kalian sendirilah yang tahu dan jika kalian curang, maka diri kalian sendirilah yang akan rugi.</p>
<figure id="attachment_3835" aria-describedby="caption-attachment-3835" style="width: 1350px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3835" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/20.jpg" alt="" width="1350" height="675" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/20.jpg 1350w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/20-300x150.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/20-768x384.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/20-1024x512.jpg 1024w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/20-840x420.jpg 840w" sizes="auto, (max-width: 1350px) 100vw, 1350px" /><figcaption id="caption-attachment-3835" class="wp-caption-text">Dari kiri ke kanan:<br />1. Pilih Workouts untuk melakukan Signature Freeletics Workout<br />2,3, &amp; 4 merupakan daftar dewa dewi yang bisa kalian lawan. Akan ada catatan waktu terbaik yang muncul di sebelahnama dewa/i pasca kalian selesai mengalahkan mereka</figcaption></figure>
<figure id="attachment_3836" aria-describedby="caption-attachment-3836" style="width: 1350px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3836" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/21.jpg" alt="" width="1350" height="675" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/21.jpg 1350w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/21-300x150.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/21-768x384.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/21-1024x512.jpg 1024w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/21-840x420.jpg 840w" sizes="auto, (max-width: 1350px) 100vw, 1350px" /><figcaption id="caption-attachment-3836" class="wp-caption-text">Hijau: Difficulty and Duration<br />Merah: Nama Dewa<br />Kuning: Catatan waktu terbaik<br />Biru: Bagian tubuh yang akan dilatih</figcaption></figure>
<figure id="attachment_3838" aria-describedby="caption-attachment-3838" style="width: 1530px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3838" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/22.jpg" alt="" width="1530" height="1080" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/22.jpg 1530w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/22-300x212.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/22-768x542.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/22-1024x723.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 1530px) 100vw, 1530px" /><figcaption id="caption-attachment-3838" class="wp-caption-text">Dari kiri ke kanan:<br />1. Memilih untuk melawan Zeus<br />2. Gerakan-gerakan yang ada pada Zeus. Kalian juga bisa memilih volume.<br />3. maksimal volume hanyalah 3x</figcaption></figure>
<figure id="attachment_3839" aria-describedby="caption-attachment-3839" style="width: 1080px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3839" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/23.jpg" alt="" width="1080" height="1080" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/23.jpg 1080w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/23-150x150.jpg 150w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/23-300x300.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/23-768x768.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/23-1024x1024.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption id="caption-attachment-3839" class="wp-caption-text">Kiri: Tampilan saat melawan sang Dewa<br />Kanan: Catatan waktu dan poin yang akan kalian dapat setelah mengalahkan sang Dewa</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Ada hal yang harus diperhatikan sebelum memilih tokoh yang ingin dilawan, yaitu <em>difficulty </em>dan <em>duration. </em>Setiap tokoh memiliki <em>difficulty </em>(tingkat kesulitan) dan <em>duration </em>(durasi) yang berbeda. Ada 3 tingkat kesulitan (mudah, sedang, sulit) dan 3 durasi (singkat, sedang, lama) pada aplikasi Freeletics ini. Semakin besar <em>difficulty-</em>nya maka akan semakin sulit untuk dilakukan dan semakin besar durasinya maka akan semakin lama.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti <strong>Zeus</strong> contohnya. Dewa terkuat ini memiliki tingkat kesulitan bintang 3 dan durasi bintang 3 juga. Artinya Zeus adalah salah satu yang terberat. Berbeda dengan <strong>Herakles</strong> yang hanya berdurasi bintang 1 dengan tingkat kesulitan bintang 2, atau <strong>Metis</strong> yang hanya berdurasi bintang 1 dengan tingkat kesulitan bintang 1 juga. Artinya, Herakles dan Metis itu jauh lebih mudah daripada Zeus untuk ditaklukkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti halnya guru matematika saya pernah bilang pada saya ketika ujian, &#8220;kerjakanlah yang mudah dulu, baru yang susah,&#8221; itu pula yang aku lakukan dan aku sarankan kepada kalian. Tim Freeletics sudah menyusun gerakan-gerakan dalam setiap tokoh dan mengelompokannya berdasarkan durasi dan tingkat kesulitan, maka kerjakanlah yang mudah terlebih dahulu. Kalian tidak akan bisa mengalahkan Zeus dan atau <strong>Kentauros</strong> sebelum kalian mampu menaklukkan <strong>Charon</strong> dan atau <strong>Demeter</strong>.</p>
<figure id="attachment_3841" aria-describedby="caption-attachment-3841" style="width: 1080px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3841" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/3-Morpheus.jpg" alt="" width="1080" height="1080" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/3-Morpheus.jpg 1080w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/3-Morpheus-150x150.jpg 150w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/3-Morpheus-300x300.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/3-Morpheus-768x768.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/3-Morpheus-1024x1024.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption id="caption-attachment-3841" class="wp-caption-text">Morpheus<br />Dewa Level 1. Pic via Freeletics Bareng</figcaption></figure>
<figure id="attachment_3842" aria-describedby="caption-attachment-3842" style="width: 1080px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3842" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/1-Prometheus.jpg" alt="" width="1080" height="1080" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/1-Prometheus.jpg 1080w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/1-Prometheus-150x150.jpg 150w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/1-Prometheus-300x300.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/1-Prometheus-768x768.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/1-Prometheus-1024x1024.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption id="caption-attachment-3842" class="wp-caption-text">Prometheus<br />Dewa level 2. Pic via Freeletics Bareng</figcaption></figure>
<figure id="attachment_3843" aria-describedby="caption-attachment-3843" style="width: 1080px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3843" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/2-Kentauros.jpg" alt="" width="1080" height="1080" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/2-Kentauros.jpg 1080w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/2-Kentauros-150x150.jpg 150w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/2-Kentauros-300x300.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/2-Kentauros-768x768.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/2-Kentauros-1024x1024.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption id="caption-attachment-3843" class="wp-caption-text">Kenaturos<br />Dewa Level 3. Pic via Freeletics Bareng</figcaption></figure>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Coach and Feed</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Selain Signature Freeletics Workout, ada beberapa hal lainnya yang saya suka dari aplikasi Freeletics, yaitu <strong>Coach</strong> and <strong>Feed</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Coach ini saya ibaratkan seperti <em>Personal Trainer </em>kalian, namun bentuknya virtual. Coach akan menanyakan pada kalian <em>journey </em>apa yang ingin kalian lakukan. Apakah kalian ingin berlari lebih cepat, berlari lebih jauh, berlatih dengan barbell, memperbesar otot tertentu, mengurangi berat badan, <em>hardcore, </em>dan masih banyak lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah menanyakan tujuan kalian, <em>coach </em>ini akan menyusun program latihan untuk kalian berdasarkan atas jawaban dari pertanyaan yang diajukan selanjutnya seperti seberapa sering berolahraga, berat dan tinggi badan, ingin berolahraga berapa kali seminggu, apakah kalian punya masalah pada bagian tubuh tertentu, apakah ada <em>equipment </em>tambahan untuk latihan, dan banyak lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Coach ini saya ibaratkan seperti Jarvis, yang akan selalu menemani kalian setiap kali kalian latihan. Coach ini pulalah yang akan membantu kalian mengalahkan para dewa dengan program-program yang dibuatnya. Menurut saya, Coach ini jauh lebih mengenal kamu dibanding <del>mantanmu</del> pacar kalian.</p>
<figure id="attachment_3845" aria-describedby="caption-attachment-3845" style="width: 1320px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3845" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/24.jpg" alt="" width="1320" height="660" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/24.jpg 1320w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/24-300x150.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/24-768x384.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/24-1024x512.jpg 1024w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/24-840x420.jpg 840w" sizes="auto, (max-width: 1320px) 100vw, 1320px" /><figcaption id="caption-attachment-3845" class="wp-caption-text">Dari kiri ke kanan:<br />1. Untuk mengaktifkan fitur coach, kalian harus memilih Training Journeys<br />2. Akan muncul banyak pilihan journey, seeprti lari contohnya.<br />3. Bila kalian merupakan pemula, saran saya pilihlah yang &#8220;Get Started&#8221;<br />4. Kali ini aku akan mencoba untuk Gain Muscle</figcaption></figure>
<figure id="attachment_3847" aria-describedby="caption-attachment-3847" style="width: 1320px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3847" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/25.jpg" alt="" width="1320" height="660" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/25.jpg 1320w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/25-300x150.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/25-768x384.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/25-1024x512.jpg 1024w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/25-840x420.jpg 840w" sizes="auto, (max-width: 1320px) 100vw, 1320px" /><figcaption id="caption-attachment-3847" class="wp-caption-text">Dari kiri ke kanan:<br />1. Setelah memilih mau fokus kemana, coach akan bertanya beberapa hal yaitu banyaknya latihan (hari) dalam 1 minggu, punya perlengkapan tambahan apa saja, dan bagian tubuh mana yang sedang sakit<br />2. Pilih banyaknya hari dalam seminggu. Maksimal 5 ya, karena badan juga perlu istirahat<br />3. Silahkan pilih perlengkapan yang ada. Kalau tidak ada, biarkan saja kosong<br />4. Selalu berlatih dengan aman. Bila ada bagian yang sakit, jangan lupa tandai agar Coach bisa memberikan latihan yang tepat untuk kalian</figcaption></figure>
<figure id="attachment_3849" aria-describedby="caption-attachment-3849" style="width: 1320px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3849" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/26.jpg" alt="" width="1320" height="660" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/26.jpg 1320w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/26-300x150.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/26-768x384.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/26-1024x512.jpg 1024w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/26-840x420.jpg 840w" sizes="auto, (max-width: 1320px) 100vw, 1320px" /><figcaption id="caption-attachment-3849" class="wp-caption-text">Dari kiri ke kanan:<br />1. Akan ada jumlah minggu yang harus kalian selesaikan. Karena aku memilih 4 hari, maka ada 4 program untuk 4 hari dari Coach<br />2. Misal kalian memilih strength, maka akan muncul jumlah poin yang kalian dapat bial menyelsaikan program hari pertama tersebut. Ada perkiraan waktu dan juga gerakan-gerakan yang harus dilakukan, mulai dari pemanasan hingga pendinginan<br />3. Bila memilih interval pada nomor 2, maka akan ditunjukkan gerakan apa saja yang ada dalam interval tersebut.<br />4. Kalau sudah selesai prgram 1 hari itu, maka kalian akan mendapatkan summary-nya</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan Feed ini sama saja seperti Feed pada Instagram atau Facebook. Kalian bisa melihat aktivitas dari Free Athlete (sebutan untuk pengguna aplikasi Freeletics) yang kalian <em>follow</em>. Kalian bisa saling berteman dengan orang lain yang juga menggunakan aplikasi Freeletics.</p>
<p style="text-align: justify;">Saran saya, <em>follow-</em>lah orang-orang yang sering memainkan aplikasi ini (seperti Dorian). Kenapa? Agar kalian juga terpacu untuk berolahraga. &#8220;Wah, si dia hari ini sudah olahraga, sedangkan saya belum. Kalau begitu, saya juga mau berolahraga ah.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Di feed ini, kalian juga bisa memberikan komentar terhadap gerakan-gerakan yang dilakukan oleh orang yang kalian <em>follow. </em>Bahkan kalian bisa memberikan <em>#clapclap , </em>seperti like pada aplikasi Instagram, kepada mereka yang sudah melakukan gerakan-gerakan yang disediakan pada aplikasi ini.</p>
<figure id="attachment_3851" aria-describedby="caption-attachment-3851" style="width: 1080px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3851" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/27.jpg" alt="" width="1080" height="1080" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/27.jpg 1080w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/27-150x150.jpg 150w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/27-300x300.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/27-768x768.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/27-1024x1024.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption id="caption-attachment-3851" class="wp-caption-text">Kiri: Beginilah penampakan feed<br />Kanan: Kalian bisa memberikan #clapclap dan juga komentar pada aktivitas seseorang</figcaption></figure>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Dampak</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Selama 1 tahun menjadi Free Athlete, sudah banyak hal positif yang saya rasakan. Salah satunya adalah berat badan yang semakin berkurang (menuju ideal. Karena memang itu tujuan utama saya) dan ketahanan tubuh yang semakin meningkat. Otot-otot yang bersembunyi di balik lemak pun sudah tak malu lagi untuk muncul ke publik. Hal ini tentunya diimbangi juga dengan makan makanan yang sehat dan istirahat yang cukup.</p>
<p style="text-align: justify;">Oh ya, saya lupa menjelaskan soal level dan points. Jadi setiap gerakan dalam aplikasi ini, baik itu gerakan tunggal atau Signature Freeletics Workout, memiliki poin yang akan ditambahkan kepada kalian ketika sudah selesai melakukannya. Setiap level memiliki perbedaan jumlah poin yang harus dikumpulkan dan semakin tinggi level kalian, maka akan semakin banyak poin yang harus kalian kumpulkan sebelum naik ke level berikutnya.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong><em>Baca Juga: <a href="https://blog.goreinnamah.com/blog/2019/07/25/goifex-fitness-battle-2019/">Awal Perkenalan dengan CrossFit</a></em></strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Saya rasa sistem kompetisi yang secara tidak langsung dibuat oleh Freeltics inilah yang membuat saya ingin terus dan terus melakukan gerakan-gerakan yang ada di dalam aplikasi ini. Awalnya memang badan saya sakit semua ketika mencoba aplikasi ini untuk pertama kali, tapi lama kelamaan saya bisa menikmatinya, bahkan rindu dengan rasa sakit yang dihasilkan. Kalau tidak melakukan aktivitas Freeletics sepertinya ada yang kurang.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan secara sadar atau tidak sadar, dengan mengikuti program yang dibuat oleh Coach, maka kemampuan fisik kalian akan terus bertumbuh dan bertumbuh tanpa kalian sadari. Jangan heran kalau orang-orang sekitar kalian akan terkejut dengan penampilan dan kekuatan kalian,  ketika kalian sudah rutin bertarung melawan para dewa dalam aplikasi ini. Siapkanlah diri kalian agar terbiasa dengan pertanyaan, &#8220;Eh, Bagaimana sih kok badanmu bisa berubah jadi bagus begitu? Bagi tipsnya dong.&#8221;</p>
<figure id="attachment_3852" aria-describedby="caption-attachment-3852" style="width: 1350px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3852" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/28.jpg" alt="" width="1350" height="900" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/28.jpg 1350w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/28-300x200.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/28-768x512.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/28-1024x683.jpg 1024w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/28-840x560.jpg 840w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/28-120x80.jpg 120w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/28-360x240.jpg 360w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/28-600x400.jpg 600w" sizes="auto, (max-width: 1350px) 100vw, 1350px" /><figcaption id="caption-attachment-3852" class="wp-caption-text">Dari kiri ke kanan:<br />1. Profil kalian. Di sini kalian bisa melihat histori latihan, level kalian, jumlah followers dan sudah berapa banyak gerakan yang kalian lakukan<br />2. Kalian bisa melihat poin yang dibutuhkan untuk sampai ke level berikutnya. Ada juga sosial media dan berapa lama kalian sudah menjadi Free Athlete.<br />3. Detil latihan yang kalian lakukan</figcaption></figure>
<figure id="attachment_3853" aria-describedby="caption-attachment-3853" style="width: 764px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3853" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/29.jpg" alt="" width="764" height="1152" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/29.jpg 764w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/29-199x300.jpg 199w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/09/29-679x1024.jpg 679w" sizes="auto, (max-width: 764px) 100vw, 764px" /><figcaption id="caption-attachment-3853" class="wp-caption-text">Hasil latihan selama 11 bulan</figcaption></figure>
<div class="sbi-embed-wrap">
<blockquote class="instagram-media sbi-embed" data-instgrm-captioned data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/B2NgoG4HN2p/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="13" style=" background:#FFF; border:0; border-radius:3px; box-shadow:0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width:658px; min-width:326px; padding:0; width:99.375%; width:-webkit-calc(100% - 2px); width:calc(100% - 2px);">
<div style="padding:16px;"> <a href="https://www.instagram.com/p/B2NgoG4HN2p/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" background:#FFFFFF; line-height:0; padding:0 0; text-align:center; text-decoration:none; width:100%;" target="_blank"> </p>
<div style=" display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display:block; height:50px; margin:0 auto 12px; width:50px;"><svg width="50px" height="50px" viewBox="0 0 60 60" version="1.1" xmlns="https://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="https://www.w3.org/1999/xlink"><g stroke="none" stroke-width="1" fill="none" fill-rule="evenodd"><g transform="translate(-511.000000, -20.000000)" fill="#000000"><g><path d="M556.869,30.41 C554.814,30.41 553.148,32.076 553.148,34.131 C553.148,36.186 554.814,37.852 556.869,37.852 C558.924,37.852 560.59,36.186 560.59,34.131 C560.59,32.076 558.924,30.41 556.869,30.41 M541,60.657 C535.114,60.657 530.342,55.887 530.342,50 C530.342,44.114 535.114,39.342 541,39.342 C546.887,39.342 551.658,44.114 551.658,50 C551.658,55.887 546.887,60.657 541,60.657 M541,33.886 C532.1,33.886 524.886,41.1 524.886,50 C524.886,58.899 532.1,66.113 541,66.113 C549.9,66.113 557.115,58.899 557.115,50 C557.115,41.1 549.9,33.886 541,33.886 M565.378,62.101 C565.244,65.022 564.756,66.606 564.346,67.663 C563.803,69.06 563.154,70.057 562.106,71.106 C561.058,72.155 560.06,72.803 558.662,73.347 C557.607,73.757 556.021,74.244 553.102,74.378 C549.944,74.521 548.997,74.552 541,74.552 C533.003,74.552 532.056,74.521 528.898,74.378 C525.979,74.244 524.393,73.757 523.338,73.347 C521.94,72.803 520.942,72.155 519.894,71.106 C518.846,70.057 518.197,69.06 517.654,67.663 C517.244,66.606 516.755,65.022 516.623,62.101 C516.479,58.943 516.448,57.996 516.448,50 C516.448,42.003 516.479,41.056 516.623,37.899 C516.755,34.978 517.244,33.391 517.654,32.338 C518.197,30.938 518.846,29.942 519.894,28.894 C520.942,27.846 521.94,27.196 523.338,26.654 C524.393,26.244 525.979,25.756 528.898,25.623 C532.057,25.479 533.004,25.448 541,25.448 C548.997,25.448 549.943,25.479 553.102,25.623 C556.021,25.756 557.607,26.244 558.662,26.654 C560.06,27.196 561.058,27.846 562.106,28.894 C563.154,29.942 563.803,30.938 564.346,32.338 C564.756,33.391 565.244,34.978 565.378,37.899 C565.522,41.056 565.552,42.003 565.552,50 C565.552,57.996 565.522,58.943 565.378,62.101 M570.82,37.631 C570.674,34.438 570.167,32.258 569.425,30.349 C568.659,28.377 567.633,26.702 565.965,25.035 C564.297,23.368 562.623,22.342 560.652,21.575 C558.743,20.834 556.562,20.326 553.369,20.18 C550.169,20.033 549.148,20 541,20 C532.853,20 531.831,20.033 528.631,20.18 C525.438,20.326 523.257,20.834 521.349,21.575 C519.376,22.342 517.703,23.368 516.035,25.035 C514.368,26.702 513.342,28.377 512.574,30.349 C511.834,32.258 511.326,34.438 511.181,37.631 C511.035,40.831 511,41.851 511,50 C511,58.147 511.035,59.17 511.181,62.369 C511.326,65.562 511.834,67.743 512.574,69.651 C513.342,71.625 514.368,73.296 516.035,74.965 C517.703,76.634 519.376,77.658 521.349,78.425 C523.257,79.167 525.438,79.673 528.631,79.82 C531.831,79.965 532.853,80.001 541,80.001 C549.148,80.001 550.169,79.965 553.369,79.82 C556.562,79.673 558.743,79.167 560.652,78.425 C562.623,77.658 564.297,76.634 565.965,74.965 C567.633,73.296 568.659,71.625 569.425,69.651 C570.167,67.743 570.674,65.562 570.82,62.369 C570.966,59.17 571,58.147 571,50 C571,41.851 570.966,40.831 570.82,37.631"></path></g></g></g></svg></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style=" color:#3897f0; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:550; line-height:18px;"> View this post on Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg)"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style=" width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style=" width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style=" background-color: #F4F4F4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
<p></a></p>
<p style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; line-height:17px; margin-bottom:0; margin-top:8px; overflow:hidden; padding:8px 0 7px; text-align:center; text-overflow:ellipsis; white-space:nowrap;"><a href="https://www.instagram.com/p/B2NgoG4HN2p/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" style=" color:#c9c8cd; font-family:Arial,sans-serif; font-size:14px; font-style:normal; font-weight:normal; line-height:17px; text-decoration:none;" target="_blank">A post shared by D Go Reinnamah &#8211; Peranginangin (@dgoreinnamah)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//platform.instagram.com/en_US/embeds.js"></script></div>
<p style="text-align: center;"><strong>*****</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Itu tadi sedikit <em>sharing </em>mengenai Freeletics dan testimoni dari saya yang sudah rutin melakukannya. Satu yang perlu diingat, yang ingin menjadi kuat dan mengalahkan Dewa dan Dewi dalam mitologi Yunani ini bukan hanya kalian saja, tapi orang lain juga. Aplikasi ini hanya mengakomodasi kalian untuk mengalahkan mereka dan menjadi kuat. Tapi pertarungan sebenarnya adalah antara kalian dengan orang lain atau bahkan dengan diri sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, tertarik mencoba Freeletics dan mengalahkan para dewa?</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Catatan</strong></h3>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Aplikasi Freeletics tersedia dalam 2 versi, gratis dan berbayar. Namun bila ingin mendapatkan fitur Coach dan membuka semua dewa yang ada, maka kalian harus menggunakan yang vers berbayar.</li>
<li style="text-align: justify;">Jangan hanya fokus mengejar waktu, tapi fokuslah juga untuk melakukan gerakan yang benar. Sebab tidak ada gunanya selesai dalam waktu yang cepat, tapi gerakan yang dilakukan tidak sesuai dengan standar yang ada.</li>
</ul><p>The post <a href="https://blog.goreinnamah.com/blog/2019/09/13/freeletics/">Freeletics: Media untuk Mengalahkan Dewa Dewi Yunani</a> first appeared on <a href="https://blog.goreinnamah.com">GoBlog</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alasan Kenapa Saya (Rajin) Berolahraga</title>
		<link>https://blog.goreinnamah.com/blog/2019/06/06/alasan-kenapa-saya-rajin-berolahraga/</link>
					<comments>https://blog.goreinnamah.com/blog/2019/06/06/alasan-kenapa-saya-rajin-berolahraga/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Darius Go Reinnamah]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jun 2019 02:29:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[ayo berolahraga]]></category>
		<category><![CDATA[cinta olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[crossfit]]></category>
		<category><![CDATA[freeletics]]></category>
		<category><![CDATA[Kenapa saya suka berolahraga]]></category>
		<category><![CDATA[suka olahraga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://blog.goreinnamah.com/?p=3513</guid>

					<description><![CDATA[<p>Buat kalian yang follow instagram saya (kalau yang belum, boleh lho follow DI SINI), pasti kalian sering melihat postingan berbau[...]</p>
<p>The post <a href="https://blog.goreinnamah.com/blog/2019/06/06/alasan-kenapa-saya-rajin-berolahraga/">Alasan Kenapa Saya (Rajin) Berolahraga</a> first appeared on <a href="https://blog.goreinnamah.com">GoBlog</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Buat kalian yang <em>follow</em> instagram saya (kalau yang belum, boleh lho <em>follow</em> <a href="https://www.instagram.com/dgoreinnamah/"><strong>DI SINI</strong></a>), pasti kalian sering melihat postingan berbau olahraga pada <em>story </em>saya. Entah itu berisi menu latihan yang saya lakukan hari itu, suasana tempat saya latihan ketika saya sedang berlatih, contoh gerakan yang saya lakukan dan keseruan lainnya ketika saya sedang berolahraga.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa bulan belakangan ini memang saya sedang fokus dengan dua jenis olahraga yaitu <strong><em>Freeletics</em></strong> dan <strong><em>Crossfit</em></strong>. Kedua jenis olahraga ini saya anggap tepat untuk menggantikan kegiatan saya di <em>Gym</em> yang sudah saya lakukan selama kurang lebih 2 tahun belakangan ini.</p>
<figure id="attachment_3530" aria-describedby="caption-attachment-3530" style="width: 1708px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3530" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/1-1.jpg" alt="" width="1708" height="960" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/1-1.jpg 1708w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/1-1-300x169.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/1-1-768x432.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/1-1-1024x576.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 1708px) 100vw, 1708px" /><figcaption id="caption-attachment-3530" class="wp-caption-text">Contoh postingan di instastory saya mengenai kegiatan yang saya lakukan</figcaption></figure>
<figure id="attachment_3531" aria-describedby="caption-attachment-3531" style="width: 1152px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3531" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/2-1.jpg" alt="" width="1152" height="1152" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/2-1.jpg 1152w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/2-1-150x150.jpg 150w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/2-1-300x300.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/2-1-768x768.jpg 768w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/2-1-1024x1024.jpg 1024w" sizes="auto, (max-width: 1152px) 100vw, 1152px" /><figcaption id="caption-attachment-3531" class="wp-caption-text">Contoh postingan di instastory mengenai gerakan yang saya lakukan</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Untuk kalian yang belum tahu, <em>Freeletics</em> merupakan <em>bodyweight training, </em>yaitu olahraga yang memanfaatkan berat badan sendiri dan dilakukan dengan intensitas yang tinggi. Tidak ada lagi alasan untuk tidak berolahraga, sebab <em>Freeletics</em> bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun (jenis olahraga ini tidak membutuhkan alat).</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan <em>Crossfit</em> ini hampir mirip dengan <em>Freeletics</em>. Keduanya sama-sama melakukan gerakan-gerakan fungsional dengan intensitas tinggi. Hanya saja, <em>Crossfit</em> ini terkadang menggunakan beban seperti <em>barbell atau kettle bell. </em>Untuk info lebih detil mengenai keduanya, silakan <em>googling </em>langsung ya.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li><strong><em>Baca juga: <a href="https://blog.goreinnamah.com/blog/2017/08/25/aida-bersama-apnea-culture-apc/">AIDA** bersama Apnea Culture</a></em></strong></li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kembali ke <em>instastory </em>mengenai kegiatan olahraga yang saya lakukan. Tidak ada maksud sombong sama sekali untuk setiap postingan saya di <em>instastory. </em>Semuanya murni untuk berbagi. Kalau mama saya bilang, hal baik itu harus diwartakan. Itulah mengapa saya &#8220;rajin&#8221; untuk posting kegiatan, menu, atau apapun itu yang berbau olahraga di <em>instastory</em>. Siapa tahu dari postingan tersebut ada yang jadi rajin olahraga juga, bersyukur banget jika ada yang mau latihan bareng dan sehat bareng.</p>
<figure id="attachment_3534" aria-describedby="caption-attachment-3534" style="width: 960px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3534" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/3-1.jpg" alt="" width="960" height="768" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/3-1.jpg 960w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/3-1-300x240.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/3-1-768x614.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption id="caption-attachment-3534" class="wp-caption-text">Contoh ajakan berolahraga bersama yang kerap saya lakukan</figcaption></figure>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan olahraga yang saya lakukan sekarang ini, baik <em>crossfit </em>ataupun <em>freeletics, </em>bukan semata untuk membuat badan saya sehat. Kalau hanya sekadar sehat, saya tidak perlu melakukan 2 jenis olahraga yang berat itu. Masih banyak pilihan olahraga lain yang jauh lebih ringan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa alasan pribadi yang membuat saya ingin lebih dari sekadar sehat. Dan hal tersebut adalah:</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Cinta</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Karena pacar maksudnya? Oh, tentu bukan. Jika pacar yang dijadikan alasan, maka akan ada kemungkinan saya berhenti (rajin) berolahraga ketika saya tidak punya pacar. Alasan pertama saya adalah suka. Ya, saya suka berolahraga dan sudah mencoba berbagai macam olahraga.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk melakukan sesuatu, apapun itu, hal yang diperlukan pertama kali adalah menyukainya. Ketika rasa suka sudah menjadi cinta, itu tandanya kalian sudah serius. Saya suka lari tapi saya tidak cinta. Coba tanyakan pada Pele apakah dia menyukai sepak bola atau tidak, pasti dia jawab tidak. Kenapa? Karena dia mencintainya dan sepak bola adalah hidupnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 1.0625rem;">Semakin bertambahnya usia, semakin sempit juga jenis olahraga yang lakukan dan semakin fokus, hingga akhirnya bertemulah saya pada olahraga yang perlahan-lahan mulai saya cintai ini.</span></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Membentuk Badan</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Seperti yang saya katakan tadi, kalau ada teman kalian yang menceritakan alasan dia nge-<em>gym </em>karena ingin sehat, itu omong kosong. Tujuan utamanya pasti ingin membentuk badan dan sehat itu akan mengikuti (selama dia juga menjaga makan). Kalian pikir kenapa di tempat <em>gym </em>itu banyak cermin? Untuk membuat orang yang datang merasa badannya sudah lebih keren, meskipun baru hanya melakukan 10 repetisi <em>bicep curls.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Saya pun tidak mungkin mengatakan saya hanya ingin sehat ketika melakukan <em>freeletics </em>dan <em>crossfit</em>. Jujur, saya ingin membentuk badan dan meningkatkan <em>endurance. </em>Saya ingin mengubah badan saya dari yang tidak terlalu enak dipandang menjadi enak untuk dipandang (oleh saya sendiri). Dan olahraga yang saya pilih ya 2 jenis itu tadi.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Punya Saudara yang Badannya Bagus</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Alasan ketiga ini masih ada hubungannya dengan alasan kedua. Berasal dari NTT yang daerahnya &#8220;keras&#8221; membuat banyak saudara saya di kampung memiliki pekerjaan dan badan yang &#8220;keras&#8221;. Setiap kali pulang kampung, setelah melihat badan saudara saya yang dengan entengnya bertelanjang dada (<em>btw</em>, NTT itu panas), saya jadi malu sendiri melihat badan saya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kok, badan mereka bisa bagus begitu ya? Kenapa saya tidak?&#8221; Tanya saya waktu itu. Sejak saat itu, badan saudara-saudara saya yang bagus itu saya jadikan motivasi. Mereka padahal tidak berolahraga seperti bulutangkis, sepeda, atau sepak bola lho. Tapi pekerjaan yang mereka lakukan sehari-hari seperti mencangkul, memikul air, mencari makan untuk ternak, sudah membuat mereka berolahraga. Hal tersebutlah yang membuat fisik mereka terbentuk.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ya beda dong. Saudaramu kan badannya terbentuk karena keadaan. Sedangkan pekerjaan kamu kan nggak seperti itu.&#8221; Mungkin ada yang berpendapat seperti itu. Dan untuk menanggapi respon itu, jawaban saya adalah <strong>No Excuse.</strong></p>
<h3 style="text-align: justify;">Membangun Relasi</h3>
<p style="text-align: justify;">Setelah memasuki dunia kerja, aktivitas saya banyak terpusat di kantor (di belakang komputer). Selain bekerja, hal yang rutin saya lakukan adalah membaca, nonton, menulis (blogging), dan juga <em>traveling.</em> Dengan tambahan berolahraga, otomatis waktu saya untuk nongkrong dan bergaul semakin kecil.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, guna mempebanyak teman dan membangun relasi, maka saya bergabung dengan beberapa klub olahraga seperti <strong>Onyx Fit Club </strong>dan <strong>Freeletics Bareng.</strong> Selain berolahraga, saya juga mendapatkan teman baru, teman-teman dengan latar belakang yang berbeda dan seru. Sehatnya dapat, hubungan pertemanan pun dapat. Untungnya <em>double </em>deh.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Bokapnya Pacar yang Mantan Petinju</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Ini sebenarnya masuk alasan pendukung, atau bisa dibilang alasan yang tidak diperhitungkan. Salah saya memang karena ketika mendekati seorang wanita, saya tidak mencari tahu dulu apa latar belakang orang tuanya, yang ternyata adalah mantan petinju. Kebayang dong ya badan mantan petinju kayak apa? Sumpah, bahunya lebar banget.</p>
<p style="text-align: justify;">Waktu datang ke rumahnya pertama kali dan bertemu papanya, sebenarnya saya sudah mulai <em>nge-gym</em> dan suka lari. Ya, bicep sudah agak berbentuklah, kaki juga sudah terlihat kokoh, meskipun perut belum ada tanda-tanda perbaikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sepanjang perbincangan dengan papapnya, saya sibuk menahan nafas. Supaya apa? Supaya <em>nggak </em>malu-maluin. Dan karena tidak ingin terlihat lemah, maka saya pun bercerita kalau saya pernah berlari mengelilingi GBK sebanyak 20x tanpa berhenti. Saya ingin memberi kesan &#8220;saya suka olahraga juga lho, om. Ya meskipun belum seperti om.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Kalian tahu apa balasannya? Dengan nada santai dan tanpa ekspresi dia bercerita kalau masa mudanya dulu, ketika masih bertinju, dia pernah lari Jakarta-Bogor. Tidak selesai sampai disitu, ia lanjut berenang ketika ia sudah tiba di Bogor.</p>
<p style="text-align: justify;">Mendengar cerita itu, saya pucat se-pucat-pucatnya. Mau sombong, eh malah diinjak-injak. Ibarat sedang bertanding di arena tinju, ketika saya <em>jab </em>dia 3x, dia membalasnya dengan 1x <em>upper cut </em>dan saya K.O. Ingin rasanya waktu itu saya langsung pulang.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi untuk kalian, jangan pernah sombong di depan orang tua pacar ya. Tidak perlu menunjukkan siapa diri kalian. Kalau memang ada &#8220;sesuatu&#8221; dalam diri kalian, biarlah itu terlihat dengan sendirinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejak mendapat &#8220;pukulan&#8221; itu, saya berjanji akan berolahraga lebih keras lagi. Dan kalian tahu kan ungkapan &#8220;<strong>Girl&#8217;s first love is her dad</strong>&#8221; ? <em>So when she can find her dad in me, even just 2-5% of him, I&#8217;ll be the proudest man ever. That&#8217;s it.</em></p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Investasi</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Buat saya, investasi itu bukan hanya dalam bentuk emas, tanah atau saham. Badan pun merupakan investasi. Mau seperti apa diri kalian di masa yang akan datang, bisa kalian tentukan mulai dari sekarang. Memang sih umur dan seperti apa kalian nanti itu ada di tangan Tuhan. Tapi perlu diingat, Tuhan pun mengajarkan untuk berusaha, bukan hanya berdiam diri. <em>Nggak </em>ingin kan punya banyak harta tapi sakit-sakitan?</p>
<p style="text-align: justify;">Tahu Arnold Schwarzenegger, kan? Tahu berapa usia dia sekarang? 71 tahun. Sudah lihat badannya di usia 71 tahun ini? Masih &#8220;Wow&#8221; kan? Itu semua bukan terjadi begitu saja. Arnold sudah membentuknya sejak ia muda. Tidak mudah lho terlihat sehat, bugar dan memesona diusia setua itu. Banyak di usia 71 tahun yang (maaf) sudah tidak bisa berjalan, bahkan turun dari tempat tidur pun sulit.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak perlu jauh-jauh, saya akan ambil contoh dari keluarga saya sendiri. Kakek saya, di usianya yang ke 85 tahun, sebelum ia meninggal, masih sanggup jalan kaki 10 km, mengambil kayu, dan melakukan beberapa pekerjaan rumah lainnya. Kenapa dia bisa seperi itu? Salah satunya karena ia rajin berolahraga sedari muda. Di usianya yang sudah tua, ia terlihat jauh lebih kuat dan segar dibandingkan orang tua seumurannya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Mens sana in corpore sano.</em></p>
<p style="text-align: center;">******</p>
<p style="text-align: justify;">Itu tadi beberapa alasan kenapa saya (rajin) berolahraga. Kalau kalian sendiri, apa alasan yang membuat kalian suka atau rajin berolahraga? Mungkin alasan kalian akan berbeda dengan apa yang sudah saya utarakan. Itu tak mengapa, yang penting kalian punya alasan untuk melakukan itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan pesan terakhir dari saya, lakukanlah sesuatu karena memang kalian ingin, kalian suka dan kalian cinta. Awali dari diri kalian sendiri. Seandainya kalian harus melakukan sesuatu karena orang lain, lakukanlah itu dengan penuh keikhlasan dan sukacita.</p>
<figure id="attachment_3535" aria-describedby="caption-attachment-3535" style="width: 960px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3535" src="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/4-1.jpg" alt="" width="960" height="960" srcset="https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/4-1.jpg 960w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/4-1-150x150.jpg 150w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/4-1-300x300.jpg 300w, https://blog.goreinnamah.com/wp-content/uploads/2019/06/4-1-768x768.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption id="caption-attachment-3535" class="wp-caption-text">Transformasi:<br />Dulu vs Sekarang</figcaption></figure><p>The post <a href="https://blog.goreinnamah.com/blog/2019/06/06/alasan-kenapa-saya-rajin-berolahraga/">Alasan Kenapa Saya (Rajin) Berolahraga</a> first appeared on <a href="https://blog.goreinnamah.com">GoBlog</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://blog.goreinnamah.com/blog/2019/06/06/alasan-kenapa-saya-rajin-berolahraga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>3</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 0/209 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching using Memcached (Request-wide modification query)

Served from: blog.goreinnamah.com @ 2026-10-07 09:30:27 by W3 Total Cache
-->