Hampir setiap pagi, sesaat setelah saya tiba di kantor dan belum sempat duduk di bangku kesayangan saya, bahkan tas yang saya bawa masih menempel di punggung, telepon genggam saya pasti bergetar beberapa kali yang menandakan kalau ada pesan singkat yang masuk. Ketika saya lihat pesan yang masuk, pengirimnya selalu sama, yaitu atasan saya yang sangat perhatian kepada saya.
Isi pesannya kurang lebih tiap hari hampir sama yaitu “Darius, kamu sudah tiba di kantor? Tolong lakukan instalasi database server dan paket-paket pendukungnya pada server dengan alamat IP 103.204.63.72″ atau “Darius, tolong tambahkan kapasitas harddisk untuk server dengan alamat IP 102.100.83.55, storage mereka sudah mau penuh.”
Inti pesannya yaitu ada masalah di suatu server dan saya harus menanganinya. Begitulah pekerjaan saya di dunia IT sebagai Sysadmin yang kerap berhubungan mesra dengan mesin. Dan untuk berhubungan dengan mesin-mesin canggih yang berada di Data Center, saya memutuskan untuk menggunakan mesin berukuran kecil nan canggih yang bernama smartphone.
Ada kalanya masalah-masalah yang saya hadapi pada server tersebut sifatnya major, namun ada kalanya juga bersifat minor. Untuk masalah yang major seperti mempersiapkan beberapa server dalam satu waktu, saya biasanya menggunakan Laptop. Namun untuk masalah minor seperti pemeriksaan server yang sudah berjalan, saya lebih memilih menggunakan smartphone.
Ada 2 aplikasi yang sering saya gunakan untuk melakukan pemeriksaan server, yaitu Termius dan RDC (Remote Desktop Client). Termius adalah salah aplikasi untuk melakukan remote server melalui Terminal. Sedangkan server yang memiliki GUI (Graphical User Interface), biasanya saya menggunakan RDC untuk melakukan remote.

Penjelasan:
1. Aplikasi Remote Desktop Client di Android
2. Proses remote ke dalam server yang saya tuju melalui aplikasi remote desktop client.
3. Tampilan server yang sedang saya remote

Penjelasan:
1. Daftar server yang biasa saya remote
2. Tampilan terminal saat saya melakukan remote server via termius
Nah, semakin bertambahnya tahun ternyata smartphone saya sudah semakin tua (sudah 2,5 tahun belum ganti smartphone). Kemampuannya untuk mengatasi 2 atau lebih aplikasi yang berjalan sekaligus pun semakin berat. Ditambah lagi kalau harus ganti aplikasi secara cepat dari satu aplikasi ke aplikasi yang lain, duh lemot banget. Itulah mengapa saya menetapkan tahun 2018 ini saya harus mengganti smartphone saya guna menunjang pekerjaan saya yang menjadi pundi-pundi bagi saya.
Dan setelah menimbang-nimbang antara kemampuan smartphone dan harga yang cocok dengan kantong saya, pilihan saya untuk Smartphone Idaman 2018 jatuh kepada Huawei Nova 3i. I don’t wanna pick a random phone, I want to #ChooseTheBest and it goes to Huawei Nova 3i.
Ada Beberapa alasan mengapa Huawei Nova 3i ini saya jadikan smartphone idaman saya di tahun 2018 yang bisa menunjang pekerjaan saya:


- Chipset Kirin 710
Dengan chipset terbaru dari seri Kirin 700, kemampuannya dalam menangani sistem operasi dan aplikasi semakin baik. - RAM yang Lega
Dengan RAM 4 GB, Huawei Nova 3i dapat menjalankan banyak aplikasi di background dan dengan kerja sama yang baik dengan Chipset Kirin, proses pemindahan dari satu apps ke apps yang lain akan berjalan cepat. Hal ini membuat saya bisa menjalankan Termius dan RDC di saat yang bersamaan tanpa takut terjadi lagging. Bahkan kini Huawei Nova 3i dilengkapi dengan fitur split screen yang sebelumnya tidak ada di Nova 2i. - Layar yang Lebar
Dengan layar 6,3 inchi dan beresolusi 2340×1080 (FHD+), tampilannya menjadi lebih besar namun tetap nyaman dalam genggaman. Aspek rasio 19,5 : 9 yang terdapat pada Huawei Nova 3i membuat smartphone 6,3 inch ini semakin maksimal dan pas di mata karena layarnya hampir memenuhi seluruh bagian depan smartphone. Dengan tampilan seluas ini, saya yakin tidak akan salah klik icon saat menjalankan aplikasi RDC atau kesulitan membaca baris perintah yang tampil pada aplikasi Termius. Teks menjadi semakin tajam, dan mengetik pun kini menjadi lebih asyik. - Desain yang Elegan
Dengan desain yang elegan dan tipis, semua mata pasti mengarah ke smartphone ini saat ia dikeluarkan. Warna iris purple-nya yang bersinar akan membuat setiap pasang mata tidak bisa beralih dari smartphone ini. Desain Bezel-less-nya yang hampir 81% bagian depan layar semakin menambah kesan lux pada smartphone ini. Saya jadi pede banget untuk keluarin smartphone ini saat rapat dengan klien 🙂


Nah itu tadi alasan kenapa Huawei Nova 3i bisa menunjang pekerjaan saya dan cocok banget menjadi Smartphone idaman di tahun 2018 ini. Namun rasanya sayang banget ya kalau smartphone yang secanggih itu hanya saya pakai untuk bekerja. Seluruh kemampuannya jadi belum terpakai.
Ibarat sebuah Lamborghini yang hanya digunakan untuk keliling komplek lalu kembali lagi ke garasi, seperti itulah Huawei Nova 3i kalau hanya saya gunakan untuk bekerja. Kemampuan maksimal dari smartphone ini tidak bisa keluar.
Nah, alasan lain kenapa saya memilih smartphone ini sebagai smartphone idaman 2018 adalah karena smartphone ini tidak hanya bisa menunjang pekerjaan saya, tapi juga bisa mendukung hobi saya yang terkadang bisa menghasilkan uang, yaitu traveling. Bila dikombinasikan penggunaan smartphone ini untuk bekerja dan traveling, maka keluarlah semua kemampuan yang dibenamkan pada smartphone canggih ini.

Mungkin ada yang bertanya, “Masa iya sih Huawei Nova 3i bisa mendukung traveling?”
Agar tidak terkesan omong kosong, saya akan coba jelaskan kenapa Huawei Nova 3i bisa menunjuang hobi saya yang satu itu:
- Memiliki 4 Kamera
Sebagai seorang traveler, saya selalu mengabadikan setiap momen yang saya lalui ketika melakukan perjalanan, baik itu dalam bentuk foto atau video. Nah dengan 4 kamera yang dimiliki Huawei Nova 3i, bukan hanya 2 atau 3, tapi 4, saya yakin setiap momen itu akan tersimpan dengan baik. Kenapa? Karena 4 kamera Huawei Nova 3i dilengkapi dengan kemampuan AI (Artificial Inteligence) yang dapat mengolah gambar dan video menjadi lebih baik.
4 AI Camera.
Gambar Oleh Huawei Indonesia
Hasil foto-foto traveling semakin tajam Dengan teknologi AI Recognition yang diterapkan pada kameranya, smartphone ini mampu mengenali 500 skenario dan membedakannya ke dalam 22 tipe sehingga ketika kita mengambil gambar, kameranya secara otomatis akan melakukan penyesuaian skenario dan memaksimalkan hasil gambarnya. Warna kulit, bentangan alam, dan setiap objek yang ada pada gambar akan dioptimalisasi atau istilah ini dikenal dengan nama beautification. Orang yang tak memiliki kemampuan fotografi yang baik seperti saya pun bisa menghasilkan gambar yang cantik dengan smartphone ini.
Untuk saya yang terkadang juga suka selfie di depan suatu objek wisata, Huawei Nova 3i ini cocok banget untuk saya sebab kamera depan Huawei Nova 3i dilengkapi dengan fitur HDR Pro yang membuat pengambilan gambar semakin jernih dan presisi. - Media penyimpanan yang Besar
Dengan intensitas jalan-jalan yang lumayan sering, video dan foto yang saya tangkap bisa dikatakan cukup banyak. Media penyimpanan saya pun pasti cepat penuh akibat foto-foto dan video tersebut. Belum lagi ditambah dengan banyaknya aplikasi yang saya pasang untuk memoles foto-foto tersebut dan juga beberapa aplikasi sosial media untuk berbagi foto & video tersebut, sudah pasti storage-nya akan semakin sesak.
Namun saya rasanya tidak perlu khawatir lagi dengan hal itu sebab Huawei Nova 3i hadir dengan kapasitas media penyimpanan yang besar yaitu 128 GB (Internal Memory). Jika masih kurang, Huawei Nova 3i memiliki slot untuk memory card eksternal yang bisa menampung SD Card berkapasitas hingga 256 GB. Besar sekali bukan kapasitas media penyimpanannya? - Diperkuat dengan GPU Turbo
Saat traveling, sesekali saya suka bermain di malam hari sebelum saya tidur. Dengan Huawei Nova 3i, pengalaman bermain dengan menggunakan smartphone akan semakin baik sebab Huawei Nova 3i dilengkapi dengan GPU Turbo. Dengan GPU turbo, pemrosesan grafis menjadi semakin baik dan gambar yang ditampilkan di layar pun menjadi maksimal.
Pengalaman bermain pada smartphone akan semkin baik dan tampilannya pun terkesan begitu nyata Saat bermain pun saya tidak lagi khawatir akan terganggu dengan beberapa notifikasi yang masuk dan memenuhi layar bagian depan, sebab Huawei Nova 3i dilengkapi dengan fitur uninterrupted gaming yang akan menanganinya di belakang (background). Tampilan visual maksimal, tidak lagging, tidak ada gangguan notifikasi, nikmat mana lagi yang saya dustakan ketika bermain sebuah game?
Yup, itu tadi beberapa alasan bagaimana Huawei Nova 3i dapat menyempurnakan kehidupan saya, baik dalam sisi pekerjaan maupun hobi. Kehadirannya memang cocok untuk kaula muda seperti saya yang sarat akan banyak aktivitas yang membutuhkan kehadiran smartphone. Duh, jadi terbayang-bayang terus deh dengan smartphone yang satu ini. Pasti tingkat kegantengan saya akan naik 200% kalau saya bisa memiliki Huawei Nova 3i ini.
Kini saya tidak ragu lagi kalau saya diminta untuk memilih smartphone android terbaik di kelas menengah, pilihan saya pasti jatuh pada #HuaweiNova3i_ID . Kamu juga begitu, bukan?
Huawei Nova 3i Blog Competition by Koh Huang

Comments are closed.