Buat kalian para pengguna MacOS yang sering menggunakan Terminal, saran saya coba kalian install Homebrew deh. Apa sih Homebrew itu? Bagi saya Homebrew merupakan package manager yang hilang dari MacOS.
Jadi dengan memasang aplikasi Homebrew, kalian sudah menemukan kembali package manager yang hilang tersebut dan kemudian kalian bisa melakukan pengaturan terhadap aplikasi seperti memasang, menghapus, atau memodifikasi aplikasi melalui command-line (baris perintah) dengan perintah brew.
- Baca Juga: Converting Video di MacOS melalui Terminal
Lalu bagaimana cara memasang aplikasi Homebrew tersebut? Mudah saja. Buka aplikasi terminal dan ketikkan perintah berikut:
/bin/bash -c "$(curl -fsSL https://raw.githubusercontent.com/Homebrew/install/master/install.sh)"
Sampai di sini masih bingung? Bagus kalau kalian masih bingung, itu artinya kalian berpikir. Guna membuat pikiran kalian lebih jelas mengenai Homebrew, saya akan coba menjelaskannya dengan contoh langsung.
Melalui Homebrew, ada banyak sekali paket yang bisa kalian pasang. Dari sekian banyak paket, ada 6 yang menjadi favorit saya (nomor 2 akan membuat anda tercengang), yaitu:
Cask
Cask merupakan paket pertama yang wajib kalian install. Kalian tahu kan betapa panjang dan ribetnya proses instalasi suatu aplikasi di MacOS melalui GUI (Graphical User Interface)? Pertama kalian harus mengunjungi situsnya, mengunduh paketnya, dan kemudian melakukan drag & drop paket tersebut ke dalam applications.
Dengan cask, kalian bisa memangkas proses tersebut dan langsung memasang aplikasi yang kalian inginkan melalui Terminal. Bagaimana caranya? Pertama install cask terlebih dahulu dengan mengetikkan perintah:
brew install cask
Setelah cask sudah terpasang, kalian bisa memasang aplikasi apapun yang kalian butuhkan. Dalam kesempatan kali ini saya akan coba memasang aplikasi Buttercup, yaitu sebuah aplikasi untuk mengatur penyimpanan password.
Saya tidak lagi perlu untuk masuk ke dalam halaman web dari Buttercupdan mengunduhnya secara manual. Yang perlu saya lakukan hanyalah masuk ke dalam Terminal dan mengetikkan perintah berikut:
brew cask install buttercup


Dengan hanya mengetikkan perintah tersebut, aplikasi Buttercup akan terpasang secara otomatis. Bagaimana? Simple, kan? Silakan kalian coba juga untuk memasang aplikasi lainnya seperti Google Chrome, Firefox, dll.
TLDR
Buat kalian yang sudah terbiasa dengan terminal dan tahu sekali bagaimana ‘tidak manusiawi-nya’ tulisan yang ada dalam halaman manual dari suatu syntax, kalian akan membutuhkan paket TLDR ini.
TLDR merupakan akronim dari Too Long; Didn’t Read alias kepanjangan dan nggak dibaca. Dari kepanjangannya saja sudah bisa dilihat kalau paket ini ‘menyindir’ paket man. Yang dilakukan TLDR adalah mengambil summary dari halaman man dan menampilkannya dengan sangat rapi sesuai yang kita butuhkan.
Cara memasangnya adalah dengan mengetikkan perintah:
brew install tldr

Untuk menggunakannya pun mudah saja. Misalkan kalian ingin mengetahui opsi apa saja yang bisa kalian gunakan dari syntax convert. Kalian cukup mengetikkan perintah:
tldr convert

dan beberapa opsi umum akan muncul beserta penjelasannya yang jauh lebih mudah daripada halaman manual.
NCDU
Buat kalian yang suka bingung kenapa tiba-tiba penggunaan harddisk kalian membengkak, NCDU ini solusinya. NCDU (nCurses Disk Usage) merupakan sebuah aplikasi untuk memantau utilitas dari sebuah disk. Dengan NCDU, kalian bisa melihat semua ukuran dari folder yang ada di dalam disk kalian, lengkap dengan ukuran file yang ada di dalamnya. Bahkan jika kalian ingin menghapusnya, kalian bisa langsung melakukannya dari terminal tersebut.
Cara memasangnya adalah dengan mengetikkan perintah:
brew install ncdu

Penggunaannya sendiri sungguh mudah. Ketikkan saja perintah ncdu di terminal pada direktori yang kalian inginkan dan perintah tersebut secara otomatis akan melakukan scanning dan memunculkan semua folder & juga file yang ada dalam direktori tersebut beserta dengan ukurannya.
ncdu




Gunakan arah panah kiri dan kanan untuk keluar dan masuk ke dalam sebuah folder. Bila kalian ingin menghapus folder atau file tersebut, cukup tekan huruf d.
Archey
Bila suatu hari ada seorang teman yang menanyakan spesifikasi dari MacBook yang kalian gunakan, mulai dari CPU, RAM, Disk, atau bahkan jika ia menanyakan IP, kalian cukup memanggil archey dan ia akan memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut dengan tampilan jadul dan nerd.
Untuk memasang paket archey, caranya cukup mudah. Ketikkan perintah berikut:
brew install archey

Untuk menggunakannya pun sangat mudah. Ketikkan perintah archey di terminal dan informasinya akan muncul

Wifi-Password
Pernah sedang terkoneksi pada sebuah akses poin lalu ada orang lain yang bertanya apa password dari akses poin tersebut dan kalian tidak bisa menjawab karena tidak tahu cara melihat password-nya? Tenang, hal tersebut tidak akan terjadi lagi setelah kalian memasang Wifi-Password. Caranya adalah dengan mengetikkan perintah:
brew install wifi-password

Setelah memasang paket tersebut, sekarang kalian sudah bisa melihat password dari sebuah akses poin dimana kalian sedang terkoneksi. Caranya adalah dengan mengetikkan perintah:
wifi-password

Kalian juga bisa melihat password dari akses poin dimana kalian pernah terhubung. Caranya dengan mengetikkan perintah:
wifi-password <nama_aksespoin>

Sedikit catatan, password dari akses poin tersebut baru akan muncul setelah kalian melakukan keychain authentication.
Htop
Ingin memantau aktivitas dari MacBook kalian, muali dari proses apa saja yang berjalan, berapa memory yang terpakai, berapa CPU yang digunakan? Kalian tidak perlu memasang aplikasi Sensei atau CleanMyMac. Cukup install htop dan kalian bisa memonitoring semuanya, bahkan mematikan proses yang kalian anggap tidak perlu.
Untuk memasangnya, silakan ketik perintah berikut:
brew install htop

Untuk menggunakannya, cukup mengetikkan perintah htop dan aktivitas MacBook kalian akan terpantau di dalam terminal

*****
Itu tadi sedikit sharing mengenai beberapa paket yang saya pasang dengan menggunakan homebrew. Silakan dicoba apabila kalian rasa itu berguna dan sampai jumpa di tutorial berikutnya 🙂
