Cara Melakukan Update Portainer (version)

Pada postingan kedua mengenai Portainer kali ini, sebenarnya saya ingin membahas cara membuat docker container melalui Portainer. Namun ketika saya memasuki halaman utama Portainer, saya menemukan tulisan biru gelap berlatar oranye di ujung kiri bawah browser yang berbunyi, “A new version is available”. Seketika saya pun jadi penasaran bagaimana ya cara melakukan update portainer ke versi yang lebih baru. Akhirnya saya kesampingkan dulu menulis tutorial cara membuat docker container di Portainer dan lebih memilih untuk mengobati rasa penasaran saya mengenai cara meng-update versi Portainer.

Rasa penasaran itu memang harus segera dituntaskan, tidak baik dibiarkan berlarut-larut. Rasa  penasaran yang tak terobati membuat hidup menjadi tidak tenang. Lagipula halaman Portainer akan lebih indah jika tulisan berlatar oranye itu akhirnya menghilang.

Ada pemberitahuan mengenai versi terbaru dari portainer

Akhirnya saya mencari tahu cara melakukan update Portainer ke versi yang lebih baru dan menemukan solusinya di channel youtube milik Johny Netsec. Dari video itulah kemudian saya membuat versi tulisannya (Terima kasih Koh Johny).

Dan berikut ini adalah cara melakukan update Portainer ke versi yang lebih baru:

  1. Sampai tulisan ini dirilis, belum ada cara untuk melakukan update melalui GUI. Prosesnya harus dilakukan melalui CLI. Untuk itu, masuklah ke dalam console dimana Portainer kalian berada dan jalankan perintah berikut untuk melihat daftar kontainer yang sedang aktif di server kalian
    docker container ls

    docker container ls
  2. Dari gambar di atas, terlihat bahwa saya memiliki 4 kontainer dan Portainer berada di daftar paling bawah. Untuk meng-update Portainer, terlebih dahulu kalian harus mematikan kontainer tersebut. Untuk mematikannya, jalankan perintah:
    docker stop <nama_kontainer atau ID_kontainer>
  3. Setelah selesai dimatikan, berikutnya kalian harus menarik image baru Portainer dari dockerhub dengan menjalankan perintah docker berikut:
    docker pull portainer/portainer-ce:latest

    mematikan kontainer dan menarik image terbaru dari Portainer ke dalam server
  4. bila unduhan image sudah berhasil dilakukan, jalankan perintah berikut untuk melihat daftar image yang ada
    docker image ls

    daftar image yang ada di server
  5. Dari daftar image di atas dapat terlihat kalau ada 2 image portainer. Satu dengan tag latest dan satu lagi tanpa tag. Kalian harus menghapus image yang lebih jadul. Hal itu bisa kalian lihat dari CREATED-nya. Untuk menghapus image Portainer yang lebih jadul (created 4 months ago), jalankan perintah berikut:
    docker image rm <Image_ID>

    Menghapus image tapi error
  6. Di atas dapat terlihat kalau proses penghapusan image Portainer yang jadul mengalami kegagalan. Kenapa seperti itu? Karena image tersebut digunakan oleh kontainer yang tadi dimatikan. Untuk bisa menghapusnya, kalian harus menghapus kontainer tersebut terlebih dahulu.
    “Apakah nanti kontainer yang pernah dibuat melalui Portainer tidak akan hilang ketika kontainernya dihapus?” Mungkin ada yang bertanya seperti itu. Jawabannya tidak, jika kalian mengikuti proses instalasi seperti yang tertulis DI SINI.
    Untuk menghapus kontainer Portainer, jalankan perintah:

    docker container rm <Container_ID>

    menghapus container
  7. Setelah kontainer tersebut dihapus, barulah kalian bisa menghapus image Portainer yang sudah jadul itu. Kembali jalankan perintah di nomor 5:
    docker image rm <Image_ID>

    Image Portainer berhasil dihapus
  8. Sekarang nyalakan kembali Portainer, tapi kali ini menggunakan image terbaru. Samakan lokasi volume portainer dan di mana ia di-mounting, serta sesuaikan juga letak sertifikatnya. Bila belum mengerti, silakan mampir ke postingan saya yang pertama mengenai instalasi Portainer DI SINI.
    docker run -d -p 9000:9000 -p 8000:8000 --name portainer --restart always -v /var/run/docker.sock:/var/run/docker.sock -v ~/certs:/certs -v portainer_data:/data portainer/portainer --ssl --sslcert /certs/portainer.crt --sslkey /certs/portainer.key

    Menyalakan kontainer
  9. Untuk melihat apakah kontainernya sudah berjalan, jalankan perintah berikut:
    docker container ls
    docker logs <Container_ID>
    Portainer sudah berjalan dengan Container ID yang berbeda dari sebelumnya

    perintah docker logs digunakan untuk memantau log dari suatu kontainer. Dari situ, kalian bisa melihat catatan-catatan atau peringatan-peringatan yang dikeluarkan oleh kontainer tersebut.

  10. Kembali akses Portainer melalui web dan kini Portainer sudah terupdate ke versi terbaru.

    Portainer sudah terupdate. Dariversi 2.0.0 ke 2.0.1
  11. Apakah kontainer yang lainnya tetap berjalan? Oh, tentu saja.

    daftar kontainer yang ada

Itu tadi sedikit sharing mengenai cara update Portainer ke versi terbaru. Semoga informasinya berguna dan sampai jumpa di tulisan selanjutnya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *